Gerakan Sosial Berbasis Ekoteologi Dalam Pelestraian Sumber Sigit Sebagai Ruang Sakral Di Tengah Dampak Industrialisasi Desa Pungging

Authors

  • Afidatusholika sholikha UNIVERSITAS ULUWIYAH MOJOKERTO Author
  • Siti Makhmudah Universitas Uluwiyah Mojokerto Author
  • Rindamayanti Universitas Uluwiyah Mojokerto Author
  • Ainin Maimanah Universitas Uluwiyah Mojokerto Author
  • Siti Aisyah Universitas Uluwiyah Mojokerto Author

DOI:

https://doi.org/10.64877/pangarsa.v3i1.181

Keywords:

Ekoteologi, Ruang Sakral, Gerakan Sosial, Partisipasi Masyarakat, Pelestarian Lingkungan

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kesadaran ekologis dan spiritual melalui gerakan sosial berbasis ekoteologi dalam upaya melestarikan Sumber Sigit sebagai ruang sakral di tengah arus industrialisasi di Desa Pungging. Program ini menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif berbasis komunitas dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam upaya pelestarian lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi diskusi keagamaan berbasis ekoteologi, aksi bersih lingkungan, edukasi pemilahan sampah, serta penyediaan tempat sampah terpilah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penempatan pelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab spiritual dan moral mampu meningkatkan partisipasi masyarakat secara signifikan. Program ini menghasilkan dampak multidimensional, yaitu perbaikan ekologis melalui kebersihan sumber air dan pemulihan sistem drainase; penguatan aspek sosial-keagamaan melalui pemaknaan kembali mata air sebagai amanah yang bersifat sakral; serta revitalisasi budaya melalui pengaktifan kembali nilai-nilai kearifan lokal. Integrasi nilai-nilai keagamaan, aksi kolektif, dan dukungan struktural yang sederhana terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat. Meskipun demikian, keberlanjutan program memerlukan penguatan kelembagaan serta mekanisme pemantauan jangka panjang. Model ini menunjukkan bahwa ekoteologi dapat berfungsi tidak hanya sebagai kerangka normatif, tetapi juga sebagai kekuatan penggerak dalam membangun gerakan pelestarian lingkungan berbasis masyarakat pada kawasan perdesaan yang mengalami tekanan industrialisasi.

References

Chambers, R. (1997). Whose reality counts? Putting the first last. Intermediate Technology Publications.

Eliade, M. (1959). The sacred and the profane: The nature of religion. Harcourt Brace.

Nasr, S. H. (1996). Religion and the order of nature. Oxford University Press.

Porta, D. D., & Diani, M. (2006). Social movements: An introduction (2nd ed.). Blackwell Publishing.

International Social Movement Research, 1, 197–217.

Tilly, C. (2004). Social movements, 1768–2004. Paradigm Publishers.

White, L., Jr. (1967). The historical roots of our ecologic crisis. Science, 155(3767), 1203–1207. https://doi.org/10.1126/science.155.3767.1203

Downloads

Published

2026-06-30